Islam dan Lingkungan Hidup

Menyambung tulisan sebelumnya tentang buku Green Deen: Inspirasi Islam dalam Menjaga dan Mengelola Alam.

Karena belum beli baca bukunya, saya coba searching ayat-ayat Quran dan hadis yang membahas hubungan Islam dan Lingkungan Hidup. Ternyata banyak, tapi tidak populer. Berikut beberapa yang saya temukan, dari berbagai sumber di internet.

  • Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. [QS Al-Anbiya’ (21: 107)]
  • Muslim mana saja yang menanam sebuah pohon, lalu ada orang atau hewan yang memakan dari pohon tersebut, niscaya akan dituliskan baginya sebagai pahala sedekah. (HR. Bukhâri)
  • Tujuh perkara yang pahalanya akan terus mengalir bagi seorang hamba sesudah ia mati dan berada dalam kuburnya. (Tujuh itu adalah) orang yang mengajarkan ilmu, mengalirkan sungai, menggali sumur, menanam tanaman, membangun masjid, mewariskan mushaf atau meninggalkan anak yang memintakan ampunan untuknya sesudah kematiannya. (Shahîh al-Jâmi’) [Hadis ini hanya populer yang versi pendeknya, yang memuat tiga amal jariyah.]
  • Rasululah SAW bersabda, “Tidak menanam seseorang sepucuk tanaman kecuali Allah SWT menuliskan untuknya pahala sebanyak buah yang dihasilkan oleh tanaman tersebut.” (Kanz al-‘Ummal)
  • Saat kaum muslimin menaklukkan suatu negeri, mereka dilarang untuk menghancurkan rumah-rumah penduduk atau merusak pepohonan yang ada kecuali untuk maslahat tertentu. Al Auza’i berkata, “Abu Bakar melarang pasukan kaum muslimin untuk menghancurkan rumah-rumah penduduk suatu negeri atau menebang pepohonan yang ada.” (Tuhfadzul Ahwadzi)
  • Para ulama menyebutkan, dalam buku-buku fikih, terlebih khusus di dalam bab berburu, disebutkan bahwa menjadikan burung hanya sebagai sasaran untuk berlatih ketepatan membidik, hal itu dilarang. (Subulus Salam)
  • Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa diantara orang Islam yang menanam tanaman maka hasil tanaman yang dimakan akan menjadi sedekah (bagi yang menanam). Demikian pula apa yang dicuri darinya, yang dimakan burung, dan yang diambil orang lain, semua itu menjadi sedekah bagi si penanam.” (HR. Muslim)
  • Konsep penghijauan – “Barangsiapa yang menghidupkan tanah mati, maka dengannya ia mendapatkan pahala. Dan apa yang dimakan oleh binatang liar, maka dengannya ia mendapatkan pahala.” (HR. Ahmad)
  • Hemat air – Rasulullah bersabda, “Basuhlah ketika berwudhu dengan (takaran air sebanyak) satu mud dan mandi (dengan takaran air) sebanyak satu sha’ sampai lima mud.” [Catatan: Satu mud lebih kurang sama dengan 1,3 – 2 liter.]
  • Larangan merusak tumbuhan – Rasulullah bersabda, “Siapa yang memotong pohon sidrah, maka Allah akan membenamkan kepalanya ke dalam neraka.” (HR. Abu Dawud) [Catatan: Pohon sidrah ialah pohon yang besar dan rindang yang sangat berguna sebagai tempat berteduh bagi para musafir dan hewan yang lelah kepanasan akibat panas matahari.]
  • Rasulullah bersabda, “Jika kiamat terjadi, sedangkan di tangan seseorang diantara kalian ada benih tanaman, selama ia mampu menanamnya sebelum berdiri, maka lakukanlah.” (HR. Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad)

Sepertinya yang ayat Quran harus dicari lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s