Puisi-puisi Hartojo Andangdjaja

Sajak

Hartojo Andangdjaja

Sajak ialah kenangan yang bercinta
Mencari jejakmu, di dunia

Ia mengelana di tanah-tanah indah
Lewat bukit dan lembah
dan kadang tertegun tiba-tiba, membaca
jejak kakimu di sana

sementara di mukanya masih menunggu
yojana biru
kaki langit yang jauh
jarak-jarak yang harus di tempuh
ia makin merindu
dalam doa, dan bersimpuh:
Tuhanku…

Sajak ialah kenangan yang bercinta
Mencari jejakmu, di dunia

(1976)

Perarakan Jenazah

Hartojo Andangdjaja

Kami mengiring jenazah hitam
depan kami kereta mati bergerak pelan
orang-orang tua berjalan merunduk diam
dicekam bayangan hitam
makam muram awan muram
menanti perarakan ini di ujung jalan

tapi kami selalu berebut kesempatan
kami lempar pandang
kami lempar kembang
bila dara-dara berjengukan
dari jendela-jendela di sepanjang tepi jalan:
lihat, di mata mereka di bibir mereka
hidup memerah bemerkahan

Begitu kami isi jarak sepanjang
antara rumah tumpangan dan kesepian kuburan

(1973)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s