Bumi Kita

Bumi Kita

Lirik: Ramadhan KH
Musik: Adegan

Di tengah-tengah alam semesta,
kita cuma punya rumah kecil
Teratak bumi yang kecil,
bumi yang kita huni

Kebodohan yang ada
kesalahan kita semua
Kita membikin kerusuhan
dan peperangan
Di bumi yang semakin tua
Kesepakatan telah didapat,
tiada bukti kenyataan
Janji yang terucap
tak pernah dibuatnya, oh..

Kebodohan yang ada
kesalahan kita semua
Kita membikin kerusuhan
dan peperangan
Di bumi yang semakin tua

Kemajuan yang benar
bukanlah ketamakan
Kesederhanaan
bisalah kebahagiaan
Kemajuan yang ada
jangan melupakan asalnya
Untuk kebersamaan
kehidupan kita semua

Kemajuan yang benar bukanlah kerakusan
Keselamatan haruslah diutamakan
Bumi yang kita cinta..

Di tengah-tengah alam semesta
kita cuma punya rumah kecil
Teratak bumi yang kecil
bumi yang kita huni

Bumi yang selalu kita cinta..
Bumi yang selalu kita huni..
Bumi yang selalu kita sayang..

Rumah Kita

God Bless

Hanya bilik bambu, tempat tinggal kita
Tanpa hiasan, tanpa lukisan
Beratap jerami, beralaskan tanah
Namun semua ini punya kita
Memang semua ini punya kita, sendiri

Hanya alang-alang, pagar rumah kita
Tanpa anyelir, tanpa melati
Hanya bunga bakung, tumbuh di halaman
Namun semua itu milik kita
Memang semua itu milik kita, sendiri

Haruskah kita beranjak ke kota
Yang penuh dengan tanya

Lebih baik disini, rumah kita sendiri
Segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa
Semuanya.. ada disini..
Rumah kita..

Pasir Putih

KLA Project

Pasir putih
Ombak bergulung membuih
Derunya sampai ke seberang
Ucap slamat datang

Suasana alam tropika
Kegembiraan aneka
Lelambaian nyiur pun memanggil
Nada suara hati

Bau hangat pasir
Menyapa nafasku
Sejauh kaki melangkah
Tak lepas memandang

Ramainya orang bersuka
Jaka dara, tua muda
Melepas lelah jiwa sehari
Dan menghibur diri

Tak kau lihatkah itu semua
Tanah persada indah milik kita
Sudahkah terjaga kelestariannya
Bila kita lalai pantai berduka

Tak kau dengarkah itu semua
Ratapan kehidupan di dalamnya
Ketika ternoda ulah manusia
Kita lalai pun pantai berduka

Salam manis untuk alam raya
Musikku berdendang lagu riang
Tanda terima kasih ‘tuk jasanya
Anak cucuku tak akan lupa

Tak Biru Lagi Lautku

~Iwan Fals

Hamparan pasir
Tampak putih berbuih
Kala sisa ombak merayap

Hamparan pasir
Terasa panas menyengat
Di telapak kaki yang berkeringat

Camar-camar hitam
Terbang rendah melayang
Di sekitar perahu nelayan

Daun kelapa
Elok saat melambai
Mengikuti arah angin

Tampak ombak
Kejar-mengejar menuju karang
Menampar tubuh pencari ikan

Semilir angin berhembus
Bawa dendang unggas laut
Seperti restui jala nelayan

Gurau mereka
Oh memang akrab dengan alam
Kudengar dari kejauhan

Dan batu batu karang
Tertawa ramah bersahabat
Memaksa aku tuk bernyanyi

Itu dahulu
Berapa tahun yang lalu
Cerita orang tuaku

Sangat berbeda
Dengan apa yang ada
Tak biru lagi lautku

Tak riuh lagi camarku
Tak rapat lagi jalamu
Tak kokoh lagi karangku
Tak buas lagi ombakmu
Tak elok lagi daun kelapaku
Tak senyum lagi nelayanku
Tak senyum lagi nelayanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s