Cerdas Memahami Diri Sendiri (Kecerdasan Intrapersonal) – Part 1

Apa artinya cerdas memahami diri sendiri? Untuk memahaminya, pertama-tama jawablah beberapa pertanyaan berikut:

  • Apakah kamu lebih suka bekerja sendiri dibanding bekerja kelompok?
  • Apakah kamu suka menetapkan serta meraih sasaran-sasaran pribadimu?
  • Apakah kamu menjunjung tinggi hal-hal yang kamu percayai (yakini), meskipun tidak populer?
  • Apakah kamu tidak terlalu mengkhawatirkan apa kata orang?
  • Apakah kamu mengetahui bagaimana perasaanmu dan mengapa demikian?
  • Apakah kamu suka meluangkan waktu merenungkan hal-hal yang kamu anggap penting?
  • Apakah kamu menyadari di bidang apa kamu memiliki kelebihan dan kekurangan?
  • Apakah kamu senang membuat catatan harian atau menulis jurnal?
  • Apakah kamu suka menuliskan ide-idemu, kenangan, perasaan, atau sejarah pribadimu?
  • Apakah kamu sadar akan siapa kamu?
  • Apakah kamu memikirkan tentang masa depanmu dan ingin menjadi apa kamu suatu hari nanti?

Nah, kalau kamu menjawab ya untuk pertanyaan mana pun di atas, kamu baru saja mengidentifikasi beberapa indikator bahwa kamu seorang yang cerdas memahami diri sendiri. Selamat! Congratulation! Itu adalah awal atau gerbang untuk membangun dirimu.

Mengapa demikian.. Let’s talk about it..

Kalau kamu cerdas memahami diri sendiri, kamu mengenal dirimu sendiri. Kamu tahu benar siapa kamu dan apa yang mampu kamu lakukan. Kamu sadar akan perasaan-perasaanmu, dan kamu memahami dirimu lebih dari siapapun. Kamu dapat menetapkan sasaran-sasaran pribadimu, merenungkannya, dan belajar dari pengalamanmu di masa lalu. Kamu memahami kekuatan-kekuatan serta kelemahanmu, dan dapat memahami serta menerima berbagai perasaan yang muncul dalam dirimu setiap harinya.

Orang yang cerdas memahami diri sendiri, mengenal baik dirinya. Mereka lebih dapat membuat pilihan-pilihan yang cerdas dalam kehidupan mereka. Mereka mungkin tidak akan terlalu terpengaruh oleh tekanan sesama, karena mereka tidak terlalu peduli apa kata orang tentang mereka dan tidak mau melakukan hal-hal yang menghalangi mereka dalam meraih sasaran-sasaran mereka.

Berikut adalah contoh mereka yang menggunakan kecerdasan memahami diri sendiri,

Sahabat terbaik Jane sangat ingin mengikutin kegiatan drama musical di sekolah. Tetapi ia tidak mau melakukannya sendirian dan memohon Jane untuk ikut juga. Toh, Jane mempunyai suara yang indah. Tetapi Jane tidak mau, karena ia tahu bahwa ia terlalu gugup kalau bernyanyi di depan orang banyak; lagipula, ia ingin menggunakan waktu sepulang sekolah untuk meningkatkan permainan sepak bolanya. Jane tahu apa yang terbaik baginya dan tidak tunduk pada tekanan dari luar dirinya. Tetapi ia mengatakan bahwa ia akan dengan senang hati menonton latihan temannya itu dan memberikan semangat.

Teman-teman John sedang mengganggu seorang anak di arena bermain karena anak tersebut tidak terlalu pandai dan agak pemalu. Teman-teman John itu kemudian mengolok John juga karena ia tidak mau ikut mengganggui anak itu. John malah mulai membela anak itu karena ia anggap perbuatan teman-temannya itu tidak benar. Walaupun ia tahu teman-temannya mungkin tidak mau berteman dengannya lagi, John tetap memutuskan untuk melakukan apa yang ia anggap benar.

Jadi, bagaimana Jane dan John menunjukkan kecerdasannya memahami diri sendiri? Jane menyadari kekuatannya (sepak bola dan suara yang indah), kelemahannya (ketakutannya tampil di depan banyak orang), dan sasarannya (hasrat untuk meningkatkan permainan sepak bolanya). Ia menolak tekanan pihak luar untuk melakukan apa yang dirasanya tidak pas untuknya. John membela apa yang ia yakini meskipun itu membuatnya dijauhi teman-temannya.

Bisa dikatakan, Kecerdasan Memahami Diri Sendiri adalah persoalan pengenalan diri. Percaya atau tidak…, mengenal diri sendiri itu lebih penting dari kecerdasan apapun? Kenyataannya memang demikian, cerdas memahami diri sendiri adalah kunci. Kalau kamu mengenal siapa dirimu dan masa depan seperti apa yang kamu inginkan, kamu akan lebih dapat melaksanakan hal-hal yang telah kamu tetapkan. Satu lagi, kalau kamu cerdas memahami diri sendiri, kamu akan lebih mudah membangun intelijensi-intelijensimu yang lain.

Apakah manfaat Kecerdasan Memahami Diri Sendiri untukmu?

  • Kamu bisa menggunakannya untuk belajar dari kesalahan atau dari suksesmu di masa lalu, sehingga kamu bisa memanfaatkan intelijensimu yang lainnya dengan sebaik-baiknya.
  • Kamu bisa menetapkan sasaran-sasaran masa depanmu.
  • Kamu bisa memahami perasaan-perasaanmu dan mengekspresikannya dengan cara-cara yang sehat.

Next…

2 thoughts on “Cerdas Memahami Diri Sendiri (Kecerdasan Intrapersonal) – Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s