Puisi
puisiku..
laki-laki yang menutup wajah dengan plastik
laki-laki yang menutup wajah dengan plastik;
jumpa aku tiap pagi
laki-laki dengan gerobak sampah,
berisi lemparan harapan dalam kepingan;
utuh hatimu pupus asa
-sketsa september
dedeh sh
bulan dan malam
ketika engkau berjalan di tepi bulan,
rasakan bahwa ia ada di dalam malam
0804
dedeh sh
Prosa ‘kaca diri’: warna & pergerakan hidup
Bunga-bunga putih bermekaran. Bunga-bunga beraneka warna. Bunga-bunga kehidupan.
Kupu-kupu mengepak sayap. Terbang tinggi ke atas awan. Menebar aroma hidup.
:Mengusung filosofi, bahwa hidup adalah warna dan gerak.
Sebutir biji yang menjadi diri
Sebiji jatuh di tanah kotor. Tertimpa terik, diguyur hujan; kulitnya mengelupas.
Sebiji menggeliat, seujung menusuk bumi, menghubungkan diri dengan Sang Pengatur.
Sebiji menggeliat, mengakar menjulang bumi, tertimpa terik diguyur hujan, menjadi sebuah diri.
Tumbuh bunga, memiliki warna, menjadi ciri, memiliki nama.
Sebuah diri;
dengan warna-warna (warna-warni kehidupan)
Tentang seekor, selarva tak berdaya
Sebelum menggeliat terbang memiliki hasrat dalam upaya diri
Ia adalah selarva tak berdaya
Seiring fitrah yang dijalani dalam taat dan limpahan Sang Penyayang
menjadi tersaji indah (dalam rahmat-Nya)
Mengepak bumi, menjadi diri;
dalam gerak (dinamika hidup)
Bahwa sebagian komponen hidup adalah warna dan pergerakan
101203/16 Syawal 1424 H
dedeh sh
Inspired by: sebuah tulisan tentang Iqbal. Iqbal said: Intisari hidup adalah gerak, dan hukum hidup adalah berkreasi.
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

